Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Penggabungan kembali Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Salah satu isu yang menjadi topik debat cawapres tadi malam adalah penggabungan kembali departemen pendidikan dan kebudayaan. Hampir semua cawapres setuju. Alasan yang melatarbelakangi adalah di samping kualitas pendidikan yang merosot, juga bahwa tujuan pendidikan adalah meningkatkan kebudayaan.

Merampingkan 43 Kabinet Kerja Jokowi

Jika 3 (tiga) orang wakil menteri tidak dihitung, ada 43 (empat puluh tiga) menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi. Bagaimana kabinet ini dirampingkan? Wakil Ketua BPN Prabowo Sandiaga Uno dari PKS, Mardani Ali Sera mengemukakan penyusutan menjadi 11 menteri, tetapi bagaimana opsi lain?

Penghapusan Ujian Nasional, kemunduran kebijakan

Hari ini saya membaca di salah satu harian di Riau, Riau Pos, isu kampanye MegaPro. Meskipun saya simpati dengan perjuangan MegaPro dan JK-Win menentang incumbent, tidak berarti semua materi kampanye pasangan alternatif ini saya setujui semua. Termasuk salah satu yang dikampanyekan Suryadi Khusaini, bahwa kalau MegaPro menang, kebijakan Ujian Nasional akan dihapus, karena kebijakan ini penuh ketidakadilan. Daerah perkotaan yang fasilitasnya lengkap, tentu diuntungkan.

Aktivis Sri Bintang Pamungkas

Sri Bintang Pamungkas sepertinya akan bernasib sama dengan Tan Malaka. Bila Tan Malaka dipenjara dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan dan kemudian dipenjara saat merdeka, Sri Bintang Pamungkas dipenjara dalam rangka memperjuangkan demokrasi dan dipenjara pula pada masa demokrasi.

Profil Nikita Willy pacar Diego Michiels

Nama Nikita Willy saat ini lagi berkibar. Jika sebelumnya dikabarkan menjalin hubungan dengan Bara Tampubolon, saat ini Nikita Willy dikabarkan lagi dekat dengan pemain Persija yang juga pemain Timnas U23, Diego Michiels. Siapa Nikita Willy sebenarnya?

25 Negara Terkuat di Dunia Tahun 2019

Business Insider 2 Maret 2019 mempublikasikan US News and World Report Ranking yang melihat pengaruh keuangan dan politik, aliansi, kekuatan militer dan bagaimana negara tersebut berlaku sebagai pemimpin dunia. Berkolaborasi dengan Universitas Pensylvania yang mensurvey 20.000 orang tentang pendapatnya mengenai 80 negara, dirilis negara-negara terkuat di dunia.

11 Kementerian Usulan Wakil Ketua BPN Prabowo Sandiaga

Wakil Ketua BPN Prabowo Sandiaga Uno dari PKS, Mardani Ali Sera mengusulkan perampingan kabinet dari 34 kementerian menjadi 11 kementerian.

Kabinet Indonesia Dimulai dengan 12 Departemen

Berapa jumlah menteri untuk kabinet mendatang ramai diperbincangkan. Termasuk juga mengenai posisi wakil menteri. Bagaimana dengan sejarah? Menurut sejarah, Indonesia justeru dimulai dengan 12 departemen.

Kenapa Singapura takut kepada Indonesia

Ada isu bahwa Pemerintah Singapura, ak, Lee Kwan Yew sangat menyerang Habibie. Lee Kwan Yew telah berusaha agar Habibie tidak terpilih sebagai Wakil Presiden pada tahun 1998. Lee Kwan Yew, didesas-desuskan juga ikut mengharapkan agar Habibie lengser dari jabatannya saat Habibie menjadi presiden. Setelah Abdurrahman Wahid menjadi presiden, Lee Kwan Yew terpilih menjadi penasehat ekonomi presiden. Salah satu yang kemudian menjadi bahan sorotan politisi saat itu.

Peran Singapura dalam setiap suksesi Indonesia pasca reformasi didesas-desuskan sangat kuat. Ada perbincangan di kedai kopi bahwa Singapura melalui badan usaha yang ditanamnya di Indonesia membantu salah satu kandidat. Isu tersebut, konon, tidak berani dikemukakan, karena permainannya sangat cantik, sehingga tidak ada bukti yang dapat dijadikan pegangan. Politisi yang ingin memainkan isu ini, bisa-bisa akan mendapat serangan balik yang sangat fatal.

Tergantung dari benar atau tidaknya isu tersebut, timbul pertanyaan:
Mengapa Singapura ingin bermain di Indonesia?


Menurut dugaan saya, ada beberapa logika yang dapat ditarik:
1. Posisi Singapura di pinggir Indonesia. Singapura terletak di pertemuan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Pulau Singapura sendiri adalah pulau yang dibeli Rafles dari Sultan Lingga Riau. Singapura sebenarnya tidak persis di pertemuan itu, Batam dan Bintan dapat menutupinya. Kalau Indonesia mengembangkan Batam, tentu saja kestrategisan letak Singapura akan hilang.

2. Singapura menjadi tempat belanja, berobat, pendidikan bagi warga Indonesia. Tidak ada perhitungan resmi, berapa uang yang diberikan kepada Singapura oleh warga Indonesia setiap tahunnya untuk keperluan perobatan, belanja, pendidikan, wisata tersebut. Tetapi dipercaya, jumlahnya tidak sedikit.

3. Singapura menjadi alamat kantor cabang perusahaan multinasional, yang marketingnya diarahkan ke Indonesia. Sejumlah perusahaan multinasional membuka kantor perwakilan cabang di Singapura. Perusahaan tersebut melemparkan produknya ke seantero nusantara (Asia Tenggara), tentunya Indonesia sebagai negara berpenduduk terbesar di Asia Tenggara merupakan pasar terbesarnya. Bagaimana jika perusahaan tersebut membuka perwakilannya di Indonesia?

4. Perusahaan Singapura beroperasi di Indonesia. Warga negara Singapura pada umumnya hanyalah pemilik modal yang menanamkan modalnya, bagian terbesar di Indonesia. Pemodal tersebut terdiri dari warga negara murni Singapura yang berinvestasi di Indonesia dan juga eks warga negara Indonesia yang telah sukses dan pindah kewarganegaraan. Jika Indonesia telah mampu mengembangkan enterpreneurnya, amankah para investor Singapura?

Itulah beberapa alasan sederhana, kenapa Singapura sangat peduli dengan kondisi Indonesia.

Ketika KPU sudah tidak netral lagi

KPU dibentuk sebagai lembaga indipenden penyelenggara Pemilu dengan harapan dapat berlaku adil dan bersikap netral terhadap para peserta pemilu. Beberapa indikasi ketidaknetralan KPU tersebut sebagai berikut:

Silsilah Gerindra dengan Sumpah Pemuda dan Budi Utomo

Pemimpin Oposisi 2014-2019, Capres Prabowo Subianto dikaitkan dengan khilafah, wahabi dan Soeharto. Hal ini tentu saja bertentangan dengan kenyataan bahwa pada Pemilu 2014, Prabowo Subianto memakai simbol-simbol Soekarno.

Kelompok Radikal vs Penista Agama

Pemilihan Presiden 2019 semakin dekat. Upaya penarikan dukungan pun makin diperkuat, meski pun akibatnya menguatnya perpecahan umat.

Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri 2018

Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 tahun 2018, Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2015 telah berubah.

SBY

Tulisan-tulisan tentang SBY terutama masa pilpres. Pada saat itu saya simpatisan JK-Win, jadi mohon maaf kalau banyak materinya yang negatif. Namanya, terbawa arus politik SAAT ITU.

Berikut tulisannya :

  1. Mungkinkah Demokrat mengulang sukses Golkar?
  2. Kegagalan SBY dan JK
  3. Jusuf Kalla dan Golkar
  4. Koalisi Prabowo dan JK ke SBY, mungkinkah?
  5. Kreativitas Inisial Pasangan Capres
  6. Nasib PKS, tetap di koalisi atau keluar
  7. Mungkinkah SBY dikalahkan?
  8. Demi satu putaran, rasionalitas pun diabaikan
  9. Neo Orbais dan Neo Liberalis
  10. Apa sih keunggulan SBY?
  11. Akankah Golkar jadi PKB kedua?
  12. Skenario besar yang memukau
  13. Kenapa Mallarangeng tidak dipecat?
  14. Etika Politik, salah satu kata kunci SBY untuk membatasi langkah JK
  15. Ada apa di balik slogan SBY?
  16. Mungkinkah Pilpres satu Putaran?
  17. Divide et Impera
  18. Hasil Poling SMS memenangkan JK-Win
  19. Motivasi Pengeboman JW Marriot dan Ritz Carlton
  20. Negeri Sihir
  21. Dekan Pascasarjana Universitas Tarumanegara orang comberan
  22. Perubahan gaya iklan SBY-JK
  23. Perang Survey semakin marak
  24. Kemenangan JK-Win akhir dagang sapi
  25. Keluarga Mallarangen yang prestisius
  26. Akhirnya JK-Win gantung sepatu
  27. Polling SMS Debat Capres di TV One, SBY Unggul, JK Win naik
  28. Kemenangan SBY dibatalkan
  29. Susunan Kabinet SBY
  30. Paranormalisasi kemenangan JK-Win
  31. Kampanye dengan cara survey
  32. Pemekaran menjadi tema kampanye SBY
  33. Black campaign dengan tuduhan black campaign
  34. Di balik hak angket DPT Pilpres
  35. Perang Purnawirawan dalam Pilpres 2009
  36. Dua dari 3 M menjadi menteri
  37. Susunan Kabinet SBY
  38. Susunan Kabinet SBY
  39. Terbukti Golkar Partai Oportunis
  40. Pendidikan Politik Sudah Gagal
  41. Kalau kampanye tidak saling serang
  42. Tim Siluman
  43. Rusli Zainal pun tertarik publikasi blog
  44. Bantulah yang lemah
  45. Manuver PPP dalam Pilpres
  46. Isu HAM di tengah kampanye Pilpres
  47. Mungkinkah orang luar jawa dapat terpilih
  48. Perang Survey
  49. Keunggulan Pengusung Prabowo daripada pengusung Jokowi
  50. Perang Palu
  51. Buntut terorisme KPU dijaga ketat
  52. Tim Sukses
  53. Perbandingan para kandidat capres/cawapres
  54. Koalisi partai-partai pada pilpres 2009
  55. Menggagas ekonomi kebangsaan
  56. Masa depan Golkar pasca pilpres 2009

JK-Win

Tulisan ini merupakan tulisan saat masa-masa kampanye pilpres JK-Win. Terpengaruh blog JK di kompasiana, maka saya mencurahkan hati saya melalui tulisan-tulisan di blog ini.

Kenapa GBHN dicabut

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memiliki keinginan besar untuk menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Berbagai langkah dilakukan untuk mewujudkan rencana tersebut. Jumat 15 April 2016, Ketua MPR Zulkifli Hasan menemui Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri

Peraturan Menteri Dalam Negeri No 43 Tahun 2015, telah mengubah struktur organisasi Kementerian Dalam Negeri sebagai berikut :

10 nominasi pahlawan nasional

Inilah daftar 10 nama tokoh yang masuk nominasi calon pahlawan nasional yakni:

Birokrat Indonesia Bodoh, Korup dan Jahat

Gita Wirjawan, Komisaris PT Pertamina yang digadang-gadang sebagai calon Meneg BUMN memang polos. Dengan terang-terangan dia mengungkapkan kekesalannya atas praktik birokrasi di Indonesia.

Dua dari 3M jadi menteri

Beredar susunan kabinet SBY Boediono. Dua dari trio Mallarangeng yakni Rizal Mallarangeng dan Andi Mallarangeng menjadi menteri. Andi sebagai Mendagri dan Rizal sebagai Menkominfo. Dari kabinet lama, hanya beberapa orang saja yang kembali menjadi menteri, yakni: Lukman Edy, Sri Mulyani, Sofyan Jalil.