Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ekonomi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ekonomi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Menggagas ekonomi kebangsaan

Visi misi para capres sedang diperdebatkan. Menurut ekonom UGM Revrison Bawasird dan Ichsanuddin Noorsy, ketiga pasangan pada prinsipnya sama-sama berpotensi neolib. Bedanya SBY-No, sudah 100% neolib, sementara Megapro dan JK-Win kadarnya 50%. Alasan utama Revrison karena kedua-duanya tidak jelas-jelas mengembangkan Koperasi dan BUMN.

25 Negara Terkuat di Dunia Tahun 2019

Business Insider 2 Maret 2019 mempublikasikan US News and World Report Ranking yang melihat pengaruh keuangan dan politik, aliansi, kekuatan militer dan bagaimana negara tersebut berlaku sebagai pemimpin dunia. Berkolaborasi dengan Universitas Pensylvania yang mensurvey 20.000 orang tentang pendapatnya mengenai 80 negara, dirilis negara-negara terkuat di dunia.

Ekonomi Kerakyatan dan Olah Raga

Pertarungan kata-kata sudah dimulai. Masing-masing tim sukses capres mengeluarkan statemennya masing-masing. Isu utama adalah neoliberal.

Entah karena kehabisan bahan, salah satu tim sukses capres mulai melakukan serangan ke arah pribadi. Kehidupan pribadi capres, isu masa lalunya, hobinya, olah raganya dan kekayaannya.

Olah Raga dan Sistem Ekonomi
Pandangan hidup sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kekayaan capres. Pengikut tasawuf misalnya tidak terlarang untuk kaya, tetapi mencintai kekayaanlah yang salah. Ekonom kerakyatan pun seharusnya juga dibenarkan untuk memiliki kekayaan karena apa pun sistem ekonomi yang dianut tujuannya akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Sistem ekonomi seperti kerakyatan dan liberal adalah tentang bagaimana peran negara dalam mengatur perekonomian. Sistem ekonomi kerakyatan tidak bicara tentang bahwa para pendukungnya haruslah miskin-miskin. Ekonomi kerakyatan tetap dengan tujuan agar kaum miskin dapat dikurangi. Bahkan jika perlu dikayakan. Oleh karenanya, kalau pelaku-pelaku ekonomi kerakyatan kaya, apa salahnya.

Salah satu yang aneh lagi, tim sukses capres menuding salah seorang cawapres ekonomi kerakyatan tidak konsisten, karena memiliki hobi bermain polo. Apa hubungannya olah raga dengan idealisme. Apa hubungannya hobi yang dihubungkan dengan kekayaan dengan idealisme.

Pro Kontra PAN masuk kabinet

Partai Amanat Nasional pimpinan Zulkifli Hasan memutuskan untuk mendukung pemerintah dan masuk ke kabinet. Apa tanggapan atas hal ini?

Perbandingan para kandidat Capres/Cawapres

Ini perbandingan para kandidat yang dirilis okezone.

Tanggapan Penjajah Pun Membangun : Gatot dan Tengku

Pembangunan infrastruktur tanpa kejelasan manfaat ekonomi bagi masyarakat tidak ada artinya. Hal ini sekurang-kurangnya seperti yang dinyatakan oleh Panglima Gatot Nurmantyo dan Tuan Guru al Ittihadiyah Prof. Tengku Zulkarnain.

Kemenangan JK-Win, akhir dagang sapi

Ada hal yang mengherankan dari politik Indonesia. Pemerintahan Indonesia adalah Kabinet Presidentil, namun anehnya pasangan yang diajukan merupakan hasil dagang sapi dari koalisi partai-partai layaknya negara-negara parlementer. Koalisi yang berdagang bisa berasal dari aneka ragam pandangan ideologis yang berbeda-beda, bahkan bisa jadi bertentangan. Lalu kabinet seperti apa yang dihasilkan?

Kegagalan SBY dan JK

Di internet beredar isu-isu tentang kegagalan para capres/cawapres SBY dan JK.

Peran Amerika di Afghanistan

Dr. Muhammad Najib menulis rubrik di RMOL bahwa sebenarnya Amerika berusaha mengakhiri perannya yang merugikan di Afghanistan, suatu peran yang menyebabkan Amerika bermusuhan dengan Dunia Islam yang dilabeli terorisme, yang pada akhirnya bukan keuntungan yang didapatkan Amerika tetapi justeru kerugian. Tetapi tidak begitu saja Amerika meninggalkan perannya. Amerika telah terperangkap.

Ternyata Jagung pun terpaksa di #impor

Pertanian, termasuk persediaan jagung adalah salah satu yang menjadi korban dari Kebijakan politik mercusuar ala Orde Lama yang dijalankan rezim Jokowi, berupa pembangunan monumental tanpa perhitungan ekonomi di antaranya jalan tol, ternyata mengorbankan masyarakat secara jangka pendek dan jangka panjang. Secara jangka pendek, masyarakat harus terbebani ekonomi karena defisit neraca sementara jangka panjang menanggung beban utang luar negeri.

Sayur pun terpaksa di #impor

Kebijakan politik mercusuar ala Orde Lama yang dijalankan rezim Jokowi, berupa pembangunan monumental tanpa perhitungan ekonomi di antaranya jalan tol, ternyata mengorbankan masyarakat secara jangka pendek dan jangka panjang. Secara jangka pendek, masyarakat harus terbebani ekonomi karena defisit neraca sementara jangka panjang menanggung beban utang luar negeri.

Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri 2018

Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 tahun 2018, Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2015 telah berubah.

Aktivis Sri Bintang Pamungkas

Sri Bintang Pamungkas sepertinya akan bernasib sama dengan Tan Malaka. Bila Tan Malaka dipenjara dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan dan kemudian dipenjara saat merdeka, Sri Bintang Pamungkas dipenjara dalam rangka memperjuangkan demokrasi dan dipenjara pula pada masa demokrasi.

Struktur Organisasi Kementerian Dalam Negeri

Peraturan Menteri Dalam Negeri No 43 Tahun 2015, telah mengubah struktur organisasi Kementerian Dalam Negeri sebagai berikut :

Alasan Ulama, Dai dan Kyai Dukung Prabowo - Hatta

Banyaknya ulama, dai dan kyai mendukung pasangan Prabowo Hatta . Apa alasan di balik dukungan mereka?

Bisnis dan Berenang

Optimisme Jusuf Kalla adalah spirit keteladanan bagi generasi muda bangsa Indonesia yang saat ini miskin semangat wirausaha (enterpreneurship) padahal wirausahawan adalah generasi yang diharapkan dapat memecahkan persoalan ekonomi bangsa, yakni selain partisipasinya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, sumbangan PAD, juga membantu menyerap pengangguran.

Dekan Pascasarjana Universitas Tarumanegara orang comberan

Dekan Pascasarjana Universitas Tarumanegara ternyata orang comberan. Itu bukan pernyataan saya lho. Itu pernyataan Rizal Mallarangeng dalam acara Apa Kabar Malam di TV-One.

Ketika Khofifah dan Yasin Limpo keselo

Ada berita menarik yang terlewatkan, yakni saat Muslimat NU ke-67 di Makassar, 29-05-2009, seperti yang diberitakan Inilah.com:

Neo Orbais dan Neo Liberalis

Ada dua tuduhan yang harus dihadapi pasangan SBY Boediono, yakni neo orbais dan neo liberalis. Tuduhan pertama ditujukan oleh banyaknya aktivitas-aktivitas SBY yang dinilai memfotokopi tindakan Orba. Kasus terbaru, yakni kasus email Prita Mulyasari dianggap bagian dari praktek Orba. Kasus lain yang menghangat adalah tuduhan politisi PBR yang kini pindah ke Demokrat tempo dulu terhadap SBY yang ditandai dengan tuduhan pencemaran baik oleh SBY. Pengadilan terhadap pidato Rizal Ramli juga merupakan salah satu ciri lain yang diterapkan kepada SBY.

Sistem Khalifah adalah Demokrasi

DR. Muhammad Najib menukilkan pendapatnya bahwa sebenarnya Sistem Khalifah yang otentik adalah identik dengan sistem demokrasi saat ini. Ketertinggalan umat Islam bukanlah karena bentuk negara, tetapi karena orientasi dan keikhlasan manusianya dalam mengabdi kepada negara.