Provinsi Banyumas

Jawa Tengah merupakan provinsi yang tidak seimbang secara demografis, yakni jumlah penduduknya melampaui rata-rata penduduk per provinsi Indonesia. Sangat wajar kalau provinsi ini diwacanakan untuk dimekarkan, di antaranya Provinsi Banyumasan.

Alasan Budaya

Latar belakang wacana pembentukan Provinsi Banyumasan adalah budaya, yakni perbedaan bahasa antara wilayah Jawa Tengah bagian barat dengan bagian timur.
Ada tiga dialek bahasa yakni :
  1. Banyumas meliputi : Cilacap, Banyumas,Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara.
  2. Tegal meliputi : Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang.
  3. Bumiayu meliputi : selatan Brebes.

Pemekaran Kabupaten

Dalam perkembangannya, diwacanakan pula pemekaran kabupaten di calon provinsi Banyumasan, yakni :
  1. Majenang, Cilacap Barat.
  2. Ajibarang, Banyumas Barat.
  3. Kota Cilacap
  4. Kota Purwokerto
  5. Bumiayu (Brebes Selatan)

Visi Geografi

Berdasarkan visi geografi kemaritiman, lebih afdol kalau dibentuk Provinsi Banyumas dengan wilayah Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara dan atau ditambah Purworejo karena melingkupi seluruh daerah yang berbatasan dengan Laut Selatan. Selain itu juga untuk mendukung Lintas Selatan Jawa (Bandung - Yogyakarta) yang tertinggal daripada Pantura.


4 komentar:

Ujang mengatakan...

Provinsi Banyumasan meliputi 7 Kabupaten yaitu : Brebes Pemalang Banjarnegara Purbalingga kebumen Cilacap Banyumas . Tegal tidak di masukkan karena daerah ini sgt anti dengan wacana provinsi Banyumas

Ghobro mengatakan...

Tidak ikut, Tegal akan menjadi wilayah unik dan satu-satunya di Indonesia, berada di tengah-tengah provinsi lain

Ujang mengatakan...

Mas Ghobro Orang mn yh ??. benar wilayah provinsi Banyumasan hanya meliputi 7 Kabupaten saja , Knp?? karena banyak dukungan masyarakat dari kabupaten Brebes Pemalang dan 5 Kabupaten yg lain. untuk membentuk Provinsi Banyumas. Brebes meskipun secara geografis diperebutkan antara provinsi Cirebon dan Banyumas Tetapi mayoritas orang Brebes lebih memilih Banyumas daripada Cirebon.

Ghobro mengatakan...

Ketidaksetujuan Tegal sepertinya salah satunya dari nama, Tegalan dan Banyumasan adalah varian dialek yang sejajar sehingga mungkin tokoh-tokoh Tegal tidak mau di bawah Banyumas