Loyalitas Pendukung Partai Pilpres 17 April 2019

Bendera Golkar berkibar dalam kampanye Prabowo Sandi di Makassar, sebaliknya logo Jokowi Makruf menghiasi baliho caleg Demokrat di Jawa Timur.Fenomena tersebut menunjukkan dukungan pendukung partai tidak selalu sejalan dengan pilihan pengurus Partai.

Partai Ekor Jas

Dalam Pilpres 2019, hanya ada empat partai ekor jas, yakni :
  1. PDIP dan Nasdem bagi pasangan Jokowi Makruf.
  2. Gerindra dan PKS bagi pasangan Prabowo Sandi.
Para pendukung kedua capres mengartikan hanya keempat partai tersebut yang betul-betul merupakan pengusung sejati kedua pasangan capres. Karenanya, kedua partai tersebut yang mendapatkan keuntungan dan kerugian dari kedua pasangan capres.


Para pendukung Jokowi Makruf dari kalangan marhaen dan non muslim akan memilih PDIP, sebaliknya pendukung dari kalangan nonmarhaen dan muslim akan memilih Nasdem. Pendukung Prabowo Sandi dari kalangan muslim politis akan memilih PKS, sementara pendukung dari kalangan muslim nonpolitis dan non muslim akan memilih Gerindra.

Partai Pendukung Mitra

Para pemilih empat partai : PAN, Demokrat, PKB dan PPP menganggap bahwa partainya  merupakan mitra pendukung, oleh karenanya mayoritas pemilih partai mengikuti pilihan pengurus partainya. Tetapi, cukup banyak pula yang memilih di luar pilihan pengurus. Partai-partai ini hanya meraih suara tipis dari pendukung murni kedua capres.

Partai Pendukung Formal

Para pemilih Golkar dan Hanura menganggap bahwa pilihan pengurus partainya hanya merupakan pilihan formal. Oleh karenanya, partai ini hanya mengandalkan suara murni dari pendukung, hampir-hampir tidak mendapatkan suara apa pun dari pendukung murni kedua capres.

Pilpres dan Partai

Dari kategori ketiga partai tersebut, terlihat bahwa pada partai kategori pertama, pilpres identik dengan partai. Sebaliknya, pada partai kategori kedua, adanya atribut capres yang berseberangan merupakan fenomena yang lumrah meskipun akan menimbulkan sedikit perhatian, sebaliknya pada partai kategori ketiga, pilpres dianggap tidak identik dengan partai. Keterkaitan partai pada pilpres hanya dianggap urusan pengurus yang terlibat langsung dalam struktur pemenangan.

0 komentar: