Kementerian Penerimaan Negara

Salah satu isu yang dapat dikatakan disetujui oleh kedua pasangan Calon Presiden adalah pemisahan lembaga pengelola penerimaan negara dari Kementerian Keuangan. Bedanya, Jokowi dalam bentuk Badan Penerimaan Negara sementara Prabowo Sandi konon kabarnya Kementerian. Bagaimana kira-kira strukturnya?

Badan Penerimaan Negara

Pembentukan Badan Penerimaan Negara saat ini masih mandek di DPR karena belum keluarnya persetujuan dari Kementerian Keuangan. Badan Penerimaan Negara merupakan tampungan dari Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai yang akan berada langsung di bawah Presiden.

Kementerian Penerimaan Negara

Kementerian Penerimaan Negara merupakan realisasi dari cita-cita Prabowo yang menganggap banyak kebocoran anggaran negara dari sektor pendapatan. Menteri ini akan bertanggung jawab dalam pembentukan regulasi penerimaan negara.

Perkiraan Struktur Kementerian Penerimaan Negara

Sebagaimana kementerian umumnya, minimal terdiri dari tiga Direktorat Jenderal, maka Kementerian ini diperkirakan akan terdiri dari 4 (empat) Direktorat Jenderal, yakni :
  1. Direktorat Jenderal Pelayanan dan Penerimaan Pajak, terdiri dari :
    1. Direktorat Peraturan Perpajakan
    2. Direktorat Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan
    3. Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian
    4. Direktorat Perpajakan Internasional
    5. Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat
  2. Direktorat Jenderal Pelayanan dan Penerimaan Bea Cukai, terdiri dari :
    1. Direktorat Teknis dan Fasilitas Kepabeanan
    2. Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai
    3. Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga
    4. Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai
  3. Direktorat Jenderal Pengawasan dan Penegakan Hukum Penerimaan Negara, terdiri dari :
    1. Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan
    2. Direktorat Intelijen, Penindakan dan Penyidikan
    3. Direktorat Keberatan dan Banding
  4. Direktorat Jenderal Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi Penerimaan Negara, terdiri dari :
    1. Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumberdaya Aparatur
    2. Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi
    3. Direktorat Transformasi Proses Bisnis

0 komentar: