Keajaiban Pada Tsunami

Musibah Bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Palu dan Aceh memiliki catatan aneh, karena ada bangunan-bangunan yang terpelihara pada saat bangunan sekelilingnya rusak dan ada orang yang selamat pada saat sekelilingnya meninggal dunia.

Keajaiban pada Tsunami Aceh


Tsunami yang menghantam pesisir Samudera Hindia yang terjadi pada 26 Desember 2014 akibat gempa berkekuatan 9,1 sampai dengan 9,3 skala Richter yang mengguncang dasar laut 15-20 km di lepas pantai arah barat daya Pulau Sumatera menimbulkan tragedi di pesisir utara dan barat laut Pulau Sumatera, pesisir Sailan dan pesisir timur Afrika menimbulkan korban diperkirakan 115.000 sampai dengan 230.000 jiwa.
Sumber: newsapi.com.au

Namun keajaiban-keajaiban terjadi yakni :

  1. Masjid Rahmatullah, yang dibangun oleh Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud pada tahun 1997 di Lhok Nga, Aceh Besar yang berjarak 500 meter dari bibir pantai tetap berdiri kokoh, menjadi bangunan satu-satunya yang masih berdiri pasca tsunami. 
  2. Martunis, bocah 6 tahun, ditemukan terdampar mengenakan kaus bola tim nasional Portugal di rawa-rawa tempat pemakaman Teungku Syiah Kuala setelah terombang-ambing selama 21 hari di lautan sebelum diantarkan sebatang kayu ke tempat penemuan. Martunis diundang menyaksikan laga Christiano Ronaldo di Portugal.
  3. Tujuh orang di Desa Lam Teungoh selamat di atas kubah masjid Jami'. Konon mereka melihat kubah diangkat seseorang berjubah putih.
  4. Masjid Baiturrahman menjadi saksi bisu, karena masjid yang hanya berjarak 300 km dari pusat gempa ini tetap utuh padahal bangunan sekelilingnya hancur.

Keajaiban pada tsunami palu


Gempa berkekuatan 7,5 SR pada 28 September 2018 menyebabkan longsoran di dasar laut Teluk Palu menyebabkan Tsunami Palu Donggala menimbulkan korban lebih dari 2.010 jiwa. Hotel Roa-roa yang merupakan hotel termegah di Palu dengan 80 kamar pun runtuh. Puluhan orang menjadi korban.

Keajaiban yang terjadi pada tsunami Palu :

  1. Rahmad Saiful Bahri, Kepala Sekretariat Majelis Adat Banda Aceh yang sedang mengikuti loka karya di Palu menjadi orang yang dua kali selamat tsunami. Ketika orang-orang turun, Rahmat yang berada di lantai 3 Swiss Bellhotel justru berusaha naik ke lantai 5. Setelah gelombang air setinggi 5 m menyurut hingga tinggal 30 cm, Rahmat dan orang-orang selamat lari ke Bukit Sirei yang berjarak 2 km. Pada saat tsunami Aceh, Rahmat selamat dengan berlindung di atas surau yang tinggi.
  2. Penghuni Pesantren Hidayatullah Palu yang berada di kawasan Tondo, tepi pantai Teluk Palu beruntung selamat baik anak-anak, kaum wanita, para santri, pengurus dan ustadz. 

Keajaiban pada Tsunami Selat Sunda

Longsoran Gunung Anak Krakatau pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 yang menyebabkan tsunami di pesisir Selat Sunda menyebabkan banyak korban jiwa dan bangunan. 

Keajaiban yang terjadi pada tsunami Selat Sunda :
Sebanyak 65 santri kelas 10 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School, Serang, Banten yang mengikuti program International Education Progarm (IEP) yang sedang melakukan hapalan Alquran 30 juz untuk persiapan pengambilan sanad ke Turki dengan rincian 30 perempuan dan 35 laki-laki selamat padahal mereka menyaksikan kedahsyatan air yang meluluhlantakkan hotel dan rumah warga di sekitar pantai dari villa yang mereka tempati.

0 komentar: