Artis Korban Tsunami Anyer

Tsunami yang terjadi di pantai Selat Sunda : Anyer, Banten dan Lampung Selatan pada pukul 21.00 WIB Malam Minggu, Sabtu 23 Desember 2018, berdasarkan catatan BMKG, Minggu, 23 Desember 2018 pukul 08:35 WIB telah menelan korban 43 orang tewas, 584 orang luka, 2 orang hilang, 30 unit rumah rusak di Lampung Selatan, 9 hotel rusak berat, 430 rumah rusak berat, 10 kapal rusak berat dan puluhan kendaraan rusak ringan di Pandeglang.Musibah tersebut ternyata juga dialami artis nasional.

Personel Band Seventeen Meninggal Dunia


Band berpersonelkan Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Ifan (vokal) sedang menggelar konser di Tanjung Lesung Beach Resort Anyer Pandeglang saat kejadian.  Jenazahnya  road manager Oki Wijaya road manager dan bassist Seventeen, M Awal Purbani atau Bani telah ditemukan, kayaknya, dalam keadaan terjepit, kata Ifan vokalis. Istri Ifan, Dylan Sahara, belum ditemukan tetapi ada orang yang melihat, dia selamat.

Manajemen Seventeen, Yulia Dian, sebagaimana berita Minggu, 23 Desember 2018 pukul 18.05 menyatakan jenazah Herman Sikumbang telah ditemukan untuk disemayamkan di Jakarta sebelum dimakamkan di Ternate.

Istri Anggota Team Lo Meninggal Dunia

Pada saat kejadian, Ade Jigo, eks anggota Teamlo sedang menggendong anak keduanya. Sedangkan istrinya, Meyuza yang menggendong anak pertamanya dan istri Jimmy, di depan panggung menikmati konser. Kedua anaknya selamat, tetapi istrinya meninggal.

Aa Jimmy sendiri dilaporkan juga tewas.

Update Korban Tsunami Selat Sunda :

Pukul 12.00 WIB, korban meninggal dunia 62 orang.

Pukul 17.43 WIB, rincian korban meninggal :
  1. Kabupaten Pandeglang :164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang. Kerusakan fisik meliputi 446 rumah rusak, 9 hotel rusak, 60 warung rusak, 350 unit kapal dan perahu rusak, dan 73 kendaraan rusak. Daerah yang terdampak di 10 kecamatan. Lokasi yang banyak ditemukan korban adalah di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo.
  2. Kabupaten Serang : 11 orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka, dan 26 orang hilang. Kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.
  3. Kabupaten Lampung Selatan : 48 orang meninggal dunia, 213 orang luka-luka dan 110 rumah rusak
  4. Kabupaten Tanggamus :  terdapat 1 orang meninggal dunia.

0 komentar: