Ormas Pendukung Masyumi

Partai Masyumi merupakan partai terbesar pada Pemilu 1955 yang berhasil memenangkan 10 dari 14 dapil di Indonesia. Partai ini berhasil menunjukkan prestasi dalam memimpin Indonesia, yakni Burhanuddin Harahap yang semasa memimpin melakukan reformasi dan pemberantasan korupsi yang sayangnya akhirnya diturunkan Soekarno karena membawa korban pada tokoh-tokoh elit PNI serta Muhammad Natsir yang sukses menyelenggarakan Pemilu satu-satunya yang demokratis di Indonesia hingga saat ini. Masyumi pada akhirnya dibubarkan sebagai hasil kesepakatan rival-rival politiknya PNI,PKI dan NU yang kemudian dikenal dengan nama Nasakom serta TNI.