Rabu, Juni 10, 2009

Menolak Cincin, upaya PKS mencitrakan partai kembali

Di tengah-tengah gonjang-ganjing pilpres yang makin memanas saat ini, upaya PKS untuk mencitrakan kembali partainya dengan cara menolak cincin kenangan untuk anggota DPR purna tugas tentu saja akan kurang artinya bagi masyarakat umum. Tapi bagi kader PKS sendiri, mungkin ini suatu hiburan tersendiri setelah keterpaksaan PKS menerima Cawapres yang jelas-jelas sangat mengecewakan konstituennya.

Politik pencitraan PKS ini, beberapa saat lalu di berbagai parlemen baik di pusat dan daerah telah mengundang decak kagum masyarakat. Tetapi tentu saja diiringi dengan mereka yang sinisme dengan motifnya.

Momen pemberian cincin yang diadakan menjelang pilpres, sesunguhnya tidak menguntungkan bagi PKS untuk pencitraan, karena saat ini perhatian dan fokus masyarakat tertuju kepada capres beserta manuver masing-masing tim suksesnya.

Tidak ada komentar: