Minggu, Juni 07, 2009

Kehormatan Bangsa diuji di Ambalat

Pasca keruntuhan Orde Baru, kekuatan Indonesia di mata dunia Internasional tampaknya sudah mulai surut. Keadaan ekonomi yang terpuruk, gonjang ganjing politik yang tidak sehat. Kekuatan alutsita TNI yang tidak memadai, adalah salah satu kelemahan mendasar yang dihadapi bangsa Indonesia. Satu-satunya yang paling membanggakan mungkin tinggal kemampuan personil TNI yang cukup membanggakan. Namun diingat, sejak orde baru, penerimaan TNI sudah mulai kurang tepat. Meski mayoritas anggota TNI yang lulus, dari perawakan cukup mengundang segan masyarakat, tapi tidak sedikit yang bertubuh dan bermental lembek yang masuk, bahkan ke jajaran perwira. Kondisi fisik yang kurang memadai tidak apa-apa, tetapi kalau kondisi mental yang kurang ini yang memprihatinkan. Para pendahulu TNI zaman dahulu, banyak fisiknya yang kurang meyakinkan, tetapi kekuatan mental spiritual mereka sangat menakjubkan. Meski bersenjata bambu runcing, tetapi siap ke medan perang. Tetapi TNI zaman sekarang, jika harus berperang dengan kondisi alutsita yang kurang memadai, tidak akan sama dengan para pendahulunya.

Kemampuan diplomasi kita pun sudah parah. Adalah ironi, Indonesia dipimpin presiden yang katanya berpengaruh di dunia, tapi negara tetangga yang kecil saja, tidak memandang sebelah mata.

2 komentar:

wyd mengatakan...

badan boleh besar-tegap-gede, soal nyali, keberanian mengambil keputusan, atau kemampuan bicara belum tentu baik. maka ga heran meski perawakan pemimpin kita bagus namun kurang disegani negara lain

ghobro mengatakan...

terima kasih komentarnya.

ironi memang pemimpin kita ini, berasal dari militer tapi lamban. jangan-jangan kalau maju perang, mati ditembak duluan. tapi omong-omong apa dia sudah pernah ikut perang ya selama karirnya di militer?