Pengurangan Jumlah Menteri

Dalam sejarah Indonesia pernah ada kecaman besar mengenai jumlah 100 menteri pada kabinet di era terpimpin. Salah satu kehebatan Soeharto menurut sejarah adalah berhasil mengurangi jumlah menteri tersebut. Gus Dur pernah mengurangi departemen, yakni dengan membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Keuangan. Tetapi hingga Kabinet Indonesia Bersatu, jumlah menteri berkisar 36 orang, yakni: 4 orang menko, 18 departemen, 12 meneg dan 2 pejabat setingkat menteri. Jika satu orang menteri bergaji Rp. 240 juta setahun, berarti untuk gaji menteri, negara dibebani Rp. 8, 640 milyar. Wow, hampir 9 milyar.

Itu baru gaji menteri, belum lagi kalau dihitung stafnya, deputinya. Berapa pengeluaran negara hanya untuk menggaji pejabat-perjabat negara.

Daftar Menteri Kabinet Indonesia Bersatu
A. Daftar Nama Menteri Koordinator
1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan : Widodo Adi Sucipto, SIP.
2. Menko Perekonomian : Ir. Boediono
3. Menko Kesejahteraan Rakyat : Ir. Aburizal Bakrie
4. Menteri Sekretaris Negara : Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra

B. Daftar Nama Menteri yang Memimpin atau Membawahi suatu Departemen
1. Menteri Dalam Negeri : Letjen (Pur) Moh Ma'ruf
2. Menteri Luar Negeri : Dr. Hassan Wirajuda, SH, MALD.LLM.
3. Menteri Pertahanan : Prof. Dr. Joewono Soedarsono
4. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia : Dr. Hamid Awaludin, Ph.D
5. Menteri Keuangan : Dr. Sri Mulyani Indrawati
6. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc, MA.
7. Menteri Perindustrian : Drs. Fahmi Idris
8. Menteri Perdagangan : Dr. Mari Elka Pangestu
9. Menteri Pertanian : Prof. Dr. Anton Apriyantono Ms.
10. Menteri Kehutanan : MS Kaban, SE, Ms.
11. Menteri Perhubungan : Ir. M. Hatta Radjasa
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Freddy Numberi
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Erman Suparno
14. Menteri Pekerjaan Umum : Ir. Joko Kirmanto, Dipl. HE.
15. Menteri Kesehatan : dr. Siti Fadilah Supari
16. Menteri Pendidikan Nasional : Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA.
17. Menteri Sosial : Bachtiar Chamsyah, SE.
18. Menteri Agama : M. Maftuh Basyuni, SH.

C. Daftar Nama Menteri Negara Non Departemen
1. Menneg Kebudayaan dan Pariwisata : Ir. Jero Wacik SE.
2. Menneg Riset dan Teknologi : Kusmayanto Kadiman, Ph.D.
3. Menneg Koperasi dan UKM : Drs. Suryadarma Ali
4. Menneg Lingkungan Hidup : Ir. Rachmat Witoelar
5. Menneg Pemberdayaan Perempuan : Dr. Meutia Farida Hatta Swasono
6. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara: Drs. Taufik Effendi, MBA.
7. Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal : Saifullah Yusuf SIP.
8. Menneg PPN / Kepala Bappenas : Drs. Paskah Suzetta
9. Menneg BUMN : Sugiharto, MBA.
10. Menneg Komunikasi dan Informasi : Dr. Sofyan Djalil, SH, MA, MALD.
11. Menneg Perumahan Rakyat : Drs. M. Yusuf Asyari Ak, Msi.
12. Menneg Pemuda dan Olahraga : Adhiyaksa Dault, SH, Msi.

D. Daftar Nama Pejabat yang Setingkat Menteri
1 . Jaksa Agung : Abdul Rahman Saleh, SH, MH.
2. Sekretaris Kabinet : Sudi Silalahi

Penghapusan Menko
Salah satu pos menteri yang layak dihapuskan adalah Menko. JK-Win dalam kampanyenya telah menyatakan tekadnya untuk itu. Keberadaan Menko menurutnya hanyalah memperlambat proses keputusan. Fungsi koordinasi 'kan bisa dijalankan oleh Presiden dan Wakil Presiden.

Penghapusan Meneg
Salah satu jajaran kementerian yang diusulkan adalah jajaran kementerian negara. JK-Win misalnya memandang keberadaan Men-PAN layak dipertimbangkan. Fungsi kepegawaian sudah terdapat pada masing-masing badan/instansi. Di samping itu, Menteri Dalam Negeri pun mengemban tugas sebagai pembina PNS.

Tulisan ini bagian dari :
JK-Win

0 komentar: