Kampanye dengan cara survey

Strategi demokrat dalam berkampanye harus diakui memang hebat. Menyimak kondisi psikologis calon pemilih yang bosan dengan tahapan pemilu, SBY membiayai LSI untuk kemenangannya dengan mengatur survey dengan kemenangan SBY-JK 71%, Megapro 15% dan JK-Win 7%. Pasca penerbitan survey tersebut, tim suksesnya seperti Roy BB Janis dari PDP langsung mengeluarkan black campaign dengan mengatakan bahwa JK-Win dan MegaPro sekedar latihan untuk Pilpres 2009.

Hasil survey yang bertolak belakang dengan survey Kompas dan detik tersebut di mana JK-Win justru menjadi pemenang 70%, akan sangat efektif mempengaruhi pemilih. Apalagi survey dilanjutkan dengan invisible hand di tubuh Golkar yang ingin mempercepat Munaslub.

Dari Matematis, peluang suara untuk JK-Win:
Indonesia Timur : 11,20%.
Sumatera : 12,32%.
Jawa Barat : 10,53%.
Jawa Tengah : 3,23%.
Jawa Timur : 4,32%.
Total Suara : 41,60%.

Peluang untuk MegaPro:
Indonesia Timur : 1,44%.
Sumatera : 4,62%.
Jawa Barat : 8,37%.
Jawa Tengah : 12,41%.
Jawa Timur : 6,30%.
Total Suara : 33,14%.

Peluang untuk SBY:
Indonesia Timur : 3,36%.
Sumatera : 5,06%.
Jawa Barat : 8,10%.
Jawa Tengah : 1,36%.
Jawa Timur : 7,38%.
Total Suara : 25,26%.

Tulisan ini bagian dari :

  1. JK-Win
  2. SBY

0 komentar: