Perang Purnawirawan dalam Pilpres 2009

Ada yang baru dalam pilpres kali. Aktifnya sejumlah purnawiran dalam tim sukses masing-masing capres memberikan nuansa berbeda. Para purnawirawan ini bergerak melakukan apa yang dinamakan operasi senyap untuk kemenangan capres dukungan mereka.

Tim Garuda
Sejumlah purnawirawan membentuk Tim Garuda untuk mendukung JK-Wiranto. Tim ini diketuai oleh Marsekal Madya Purn Basri Sihedabi, mantan Aspam KSAU. Dalam tim ini bergabung mantan KSAL Laksamana Purn Bernard Kent Sondakh, Mantan KSAD Jenderal Purn Subagyo HS, mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Chaeruddin, Jenderal TNI (Purn) Fahrul Rozi, Marsdya Purn Alimun Siri Rappe, Mantan Irjen TNI Laksda Purn Sosialisman, Mantan Pangarmatim Mayjen Purn Djasri Marin, dan Mantan Dan Puspom TNI Marsda Syamsuddin Arsyad. Mantan Wakasad Letjen (Purn) Sumarsono, menjadi penasihat Tim Garuda.

Gerakan Pro SBY
Tim pemenangan militer pertama kali ada dalam capres SBY-No. Para pensiunan bergabung dalam Gerakan Pro SBY (GPS) yang diketuai oleh Marsekal Madya (Purn) Surrato Siswodihardjo. Mantan Kapolri Jenderal Polisi (purn) Sutanto menjadi pembina. Bergabung dalam tim mantan Kasum TNI Letjen TNI (Purn) Suyono, mantan Kaster TNI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, serta Mayjen TNI (Purn) Herman LD. Sementara sipilnya Menhut MS Kaban, Lili Wahid, Irsyad Sudiro, serta Ahmad Mubarok.

Tim MegaPro
Dalam tim MegaPro ada Mantan Dan Sesko TNI Mayjen Purn Theo Syafei, Mantan Danjen Kopassus Muchdi PR dan Letjen Purn M Jasin.

Tulisan ini bagian dari :
SBY

0 komentar: