Dibalik Hak Angket DPT Pilpres

Koalisi yang dibangun Golkar dan PDIP berhasil menarik dukungan bukan hanya koalisi besar, tetapi juga dari partai-partai koalisi Demokrat yakni PAN, PPP dan PKB. Keberhasilan koalisi ini, tentu saja menggeramkan Demokrat. Ada apa di balik keberhasilan pengajuan hak angket tersebut?

Realitas DPT
Apakah motif hak angket DPT masih tanda tanya. Demokrat tentu saja melontarkan isu, sensasi politis menjelang pilpres. Kalau isu pilpres yang menjadi alasan, tentu saja PKB yang sepertinya solid mendukung SBY membiarkan pengusul hak angket menang, sementara PKS yang sepertinya belum solid mendukung SBY, justru menolak.

Oleh karenanya perlu dipertimbangkan:
1. Demokrat dan PKS, adalah dua partai yang meraih keuntungan dari carut-marutnya DPT.
2. PPP, PAN, Golkar, PDIP, PBB, PKB adalah partai yang dirugikan. Oleh karenanya ril kalau partai-partai ini mendukung hak angket.

Tanda-tanda perpecahan koalisi demokrat
Ketidaksukaan PAN dan PKS terhadap Boediono sudah jelas. Oleh karenanya, bisa jadi kedua partai ini membelot dari koalisi. Belum pilpres dilaksanakan, sikap berseberangan partai-partai yang menumpang koalisi bermunculan. Dalam beberapa kesempatan, petinggi PAN dan PKS seringkali memuji-muji JK-Win lebih baik daripada SBY-No.
Ada berita dari salah satu situs online bahwa JK sedang diincar berkoalisi oleh PAN dan PKS.

Tulisan ini bagian dari :

  1. JK-Win
  2. SBY

0 komentar: